FAIL (the browser should render some flash content, not this).
25 April 2006

IBM memperkenalkan mainframe System z9 Business Class baru yang dirancang mengatasi tantangan komputing di era ini: transaksi Service Oriented Architecture (SOA) otomatis di waktu mendatang, harapan akan keamanan data yang lebih tinggi, dan krisis energi TI yang bertambah serius. Sistem ini memiliki mesin khusus dan kemampuan enkripsi baru, serta mengkonsumsi listrik lebih rendah dari server-server lain di kelasnya.

IBM System z9 Business Class memperluas akses ke platform System z9. Sistem TI yang paling aman dan otomatis di dunia, terutama di Cina dan pasar-pasar lain yang pertumbuhannya pesat. Mainframe yang baru ini diharapkan akan memainkan peran penting di industri perawatan kesehatan dan ritel karena memberikan tingkat perlindungan data penting yang lebih tinggi, meskipun data semakin sering digunakan bersama. Sistem ini juga ditargetkan pada industri perjalanan, sektor pemerintah dan bidang-bidang lain.

Mesin ini menghasilkan milyaran transaksi SOA dari ratusan sumber setiap harinya, baik dari jaringan mesin yang heterogen maupun homogen. Tingkat pemanfaatan z9 Business Class yang tinggi – umumnya sistem beroperasi dengan kapasitas hingga 80%-100% – dikombinasikan dengan kemampuannya untuk “memvirtualisasikan” beban kerja, membuat platform ini jauh lebih hemat biaya dari platform-platform saingan, seperti server-server berprosesor Itanium atau x86 dan menjalankan Microsoft Windows, yang umumnya mencapai tingkat pemanfaatan hanya 5-15 persen pada saat beroperasi.

Umumnya, sebuah lingkungan server Intel atau UNIX yang terdistribusi memuat berbagai sistem yang tingkat pemanfaatannya tidak dapat melebihi 5% karena server-server ini seringnya tidak menjalankan beban kerja. Hal ini termasuk sistem-sistem untuk pengujian dan pengembangan, hot standby/failover, serta pelatihan dan pengintegrasian – semua yang dapat dilakukan pada satu mainframe.

Melihat kenyataan ini, mudah bagi satu sistem z9 Business Class untuk menangani beban kerja ratusan server terdistribusi yang berbasis sistem kelas UNIX atau x86 – mengurangi biaya listrik serta pengeluaran untuk piranti lunak, jaringan, pengelolaan dan ruang.

"Dengan meningkatnya biaya listrik dan kepadatan listrik dari peralatan elektronik baru, perangkat hemat energi semakin menunjukkan eksistensinya, terutama di pusat-pusat data yang besar,” tutur JERALD MURPHY Wakil Presiden Senior dan Direktur, Research Operations, Robert Frances Group dalam siaran pers yang dikirim IBM ke suarasurabaya.net, Selasa (02/05).

Perusahaan ritel makanan Hannaford Brothers melaporkan bahwa mereka dapat menghemat US$ 300.000 per tahun dari biaya piranti lunak dengan mengkonsolidasikan 300 server berbasis x86 ke dalam server z9 Enterprise Class, kakak dari sistem Business Class ini. Tiga ratus server lainnya menurut rencana akan dikonsolidasikan ke dalam kotak Enterprise Class. “Lebih mudah mengelola satu mesin daripada 300 atau 600 mesin,” papar BILL HOMA, CIO, Hannaford.

z9 BC diperkenalkan di sebuah konperensi pers di China, yang gerakan nasionalnya untuk memodernisasikan infrastruktur TI pemerintah dan korporat didukung oleh IBM System z. Kegiatan merger, pengumpulan pelanggan-peanggan potensial, dan berbagai UKM di Cina, turut membantu menambah daya tarik dari mainframe kelas menengah yang dapat dimulai dari kecil dan diperluas sesuai peningkatan kebutuhan atau beban kerja konsolidasi.

“Sistem-sistem UNIX dan Intel, meski menawarkan teknologi yang baik, harus dirubah dari PC menjadi workstation,” tutur SURYO SUWIGNJO Country Manager, Systems Technology Group, PT IBM Indonesia

z9 Business Class (BC) dan saudaranya yang lebih besar, z9 Enterprise Class (EC) adalah sistem pertama yang menawarkan System z9 Integrated Information Processor (zIIP), sebuah mesin khusus yang menjalankan beban kerja database yang sesuai dan mengurangi biaya piranti lunak untuk beban kerja tertentu seperti business intelligence (BI), ERP dan CRM pada mainframe. IBM tidak akan mengenakan biaya untuk kapasitas zIIP.

Dirancang untuk segmen pasar tertentu – UKM – seperti puluhan ribu perusahaan yang terdapat di Cina, India dan perekonomian berkembang lainnya di seluruh dunia, z9 Business Class memungkinkan beban kerja untuk dibagi-bagi menjadi bagian yang lebih kecil lagi – setting kapasitas 73, hingga 32 – mengurangi jumlah pintu masuk namun memberikan fleksibilitas maksimal kepada perusahaan.

© Copyright 2006 | PT. Infranet Indonesia Home   |    Our Profile   |    Products and Services   |   Our Clients   |   F.A.Q   |    Contacts Us